PEMBELAJARAN BERBASIS ALIRAN EMPIRISME

Penulis

  • Devi yuliana sari STIKP Paris Barantai Kotabaru Penulis
  • Nor Alpiah STKIP Paris Barantai Kotabaru Penulis

Kata Kunci:

Empirisme, filosofi, bahasa,

Abstrak

Empirisme merupakan salah satu bentuk inovasi yang berani. John Locke adalah tokoh pembawa gerbong aliran empirisme dalam filsafat. Sebuah aliran yang berkiblat bahwa semua pikiran dan gagasan manusia berasal dari sesuatu yang didapatkan melalui indera, melalui pengalaman oleh sebab itu ide bawaan apriori yang diyakini Descrates adalah salah. John Locke sangat percaya bahwa benak manusia sewaktu dilahirkan bagaikan kertas putih (tabularasa) ide yang terdapat di dalam benak manusia sesungguhnya berasal dari pengalaman. Ia hadir secara aposteriori. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip empirisme dapat diterapkan dalam konteks pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aliran empiris dalam pendidikan memerlukan adaptasi yang cermat terhadap konteks dan kebutuhan siswa. Pengalaman langsung, eksperimen, dan observasi menjadi inti dari metode pengajaran. Kurikulum dirancang untuk mempromosikan interaksi langsung dengan materi pembelajaran, menciptakan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan analitis dan kritis mereka.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Adian, Donny Gahral, 2002, Menyoal Objektivisme Ilmu Pengetahuan dari David Hume Sampai Thomas Kuhn, Teraju, Jakarta

Andriyanti, N. L. P. L. (2021). Tinjauan Teori Pendidikan Klasik. Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 1(4), 202-207.

Bagus, Lorens, 2002, Kamus Filsafat, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Bernadib, I. (1994). No Title. In A. Ofset (Ed.), Filsafat pendidikan: sistem dan metode. Yogyakarta.

Fahrizal, M. A. (2020). Teori-teori Pendidikan dalam Aliran Klasik.

Hadi, Hardono, 1994, Epistemologi: Filsafat Pengetahuan, Kanisius, Yogyakarta Hadiwijono, Harun, 1980, Sari Sejarah Filsafat 2, Kanisius, Yogyakarta

Honer, Stanley M. dan Thomas C. Hunt, 2003, Metode dalam Mencari Pengetahuan: Rasionalisme, Empirisme dan Metode Keilmuan, dalam

Jujun S. Suriasumantri (penyunting), Ilmu dalam Perspektif: Sebuah Kumpulan Karangan tentang Hakekat Ilmu, Yayasan obor Indonesia, Jakarta

Mahmudatunnisa, I., & Mawardi, K. (2023). Perkembangan Motorik Halus Anak (Studi Empirisme dan Nativisme dalam Pendidikan). Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 4(3), 2497-2511.

Musdalifah, M. (2019). Peserta Didik Dalam Pandangan Nativisme, Empirisme, Dan Konvergensi. Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 2(2), 243-251.

Nadirah, S. (2013). Anak Didik Perspektif Nativisme, Empirisme, Dan Konvergensi. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 16(2), 188-195.

Safitri, N., Aristanti, I., Mahbubah, I. N., Arianingrum, D., & Wicaksono, I. (2023). Analisis Bibliometrik Tentang Tren Penelitian Aliran-Aliran Perkembangan (Nativisme, Empirisme, Dan Konvergensi). Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 6(4), 4207-4213.

Suhadi, A., Karim, A. N., Pamungkas, G. A., Ramadani, N., Efi, N., Fatimah, S., & Rinawati, A. (2023). Relevansi Aliran Pendidikan Dengan Sistem Pembelajaran Di Madrasah Ibtidaiyah. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(3), 668-679.Suswandari, M. (2017). Selayang pandang implikasi aliran pendidikan klasik. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 1(1), 33-44.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-12

Cara Mengutip

PEMBELAJARAN BERBASIS ALIRAN EMPIRISME. (2026). SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, Dan Budaya , 1(2), 300-306. https://semiora.stkippb.com/semiora/article/view/29

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.