TRADISI LISAN SEBAGAI PEWARISAN BUDAYA MASYARAKAT BUGIS DI DESA RAMPA CENGAL

Authors

  • Siti Syarifah SMPN 3 Pamukan Selatan Author

Keywords:

tradisi lisan, pewarisan budaya, masyarakat Bugis, siri’ na pacce,

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk tradisi lisan yang berkembang dalam masyarakat Bugis di Desa Rampa Cengal, Kabupaten Kotabaru, serta menganalisis perannya dalam proses pewarisan budaya antargenerasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, laporan penelitian, dokumen budaya, dan kajian etnografi yang relevan dengan tradisi lisan dan budaya masyarakat Bugis. Data dianalisis secara interpretatif melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi lisan masyarakat Bugis Rampa Cengal masih bertahan dalam bentuk pappaseng, petuah orang tua, ungkapan adat, cerita rakyat, dan berbagai bentuk komunikasi budaya yang mengandung nilai siri’ na pacce. Tradisi lisan berfungsi sebagai media pendidikan budaya, pembentukan karakter, penguatan solidaritas sosial, pelestarian memori kolektif, dan pemeliharaan identitas budaya masyarakat. Meskipun modernisasi dan perkembangan teknologi digital memengaruhi pola komunikasi generasi muda, tradisi lisan tetap mampu bertahan melalui adaptasi budaya yang dilakukan masyarakat. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian tradisi lisan, antropologi budaya, dan pelestarian budaya lokal, khususnya terkait peran tradisi lisan sebagai mekanisme pewarisan budaya masyarakat Bugis pesisir.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Acciaioli, G. (2004). Culture as art: From practice to spectacle in Indonesia. Canberra: Australian National University Press.

Ammarell, G. (1999). Bugis navigation. New Haven, CT: Yale University Southeast Asia Studies.

Assmann, J. (2011). Cultural memory and early civilization: Writing, remembrance, and political imagination. Cambridge University Press.

Banks, J. A. (2016). Cultural diversity and education: Foundations, curriculum, and teaching (6th ed.). Routledge.

Bourdieu, P. (1986). The forms of capital. In J. Richardson (Ed.), Handbook of theory and research for the sociology of education (pp. 241–258). Greenwood Press.

Castells, M. (2010). The rise of the network society (2nd ed.). Wiley-Blackwell.

Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Fishman, J. A. (1991). Reversing language shift: Theoretical and empirical foundations of assistance to threatened languages. Multilingual Matters.

Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. Basic Books.

Gibson, T. (2005). And the sun pursued the moon: Symbolic knowledge and traditional authority among the Makassar. University of Hawai'i Press.

Giddens, A. (1990). The consequences of modernity. Stanford University Press.

Hall, S. (1997). Representation: Cultural representations and signifying practices. Sage Publications.

Hobsbawm, E. (1983). The invention of tradition. Cambridge University Press.

Jenkins, H. (2006). Convergence culture: Where old and new media collide. New York University Press.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.

Mattulada. (1995). Latoa: Satu lukisan analitis terhadap antropologi politik orang Bugis. Hasanuddin University Press.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Ong, W. J. (2002). Orality and literacy: The technologizing of the word (2nd ed.). Routledge.

Pelras, C. (1996). The Bugis. Blackwell Publishers.

Sibarani, R. (2012). Kearifan lokal: Hakikat, peran, dan metode tradisi lisan. Asosiasi Tradisi Lisan.

Turner, V. (1969). The ritual process: Structure and anti-structure. Aldine Publishing.

Vansina, J. (1985). Oral tradition as history. University of Wisconsin Press.

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-06-01

How to Cite

TRADISI LISAN SEBAGAI PEWARISAN BUDAYA MASYARAKAT BUGIS DI DESA RAMPA CENGAL. (2026). SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, Dan Budaya , 1(1), 60-69. https://semiora.stkippb.com/semiora/article/view/9

Similar Articles

1-10 of 13

You may also start an advanced similarity search for this article.